Oleh: pkkjogja | 8 September 2009

Mengoptimalkan Potensi Diri dengan Mind Setting

Mengeluh Sudah berapa kali anda mengeluh hari ini??

Coba kita  hitung.. Mulai dari bangun tidur..  saat mata masih mengantuk akan tetapi kita harus bangun untuk beraktifitas, kita mulai mengeluh…  Kemudian saat hendak mandi, kita juga mengeluh.. mengapa air pagi ini terasa dingin sekali…  Dilanjutkan saat akan sarapan pagi, ternyata menu sarapan  tidak sesuai dengan selera kita…  Saat  akan berangkat ke kantor  pun mengeluh, mengapa sampai saat ini masih menggunakan sepeda motor butut..  Sampai di kantor di marahi bos, dst… Waaah…. pasti jadi hari yang melelahkan yaa..

HowMengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan setiap orang, bahkan  hal ini telah menjadi suatu kebiasaan. Kalau anda termasuk orang yang suka mengeluh maka ketahuilah bahwa kebiasaan mengeluh tidak akan membuat situasi yang anda hadapi menjadi lebih baik, malahan hanya akan menguras energi anda dan menciptakan perasaan negatif ( bad mood) yang tidak memberdayakan diri anda.

Coba tanyakan diri Anda apabila seandainya, Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu mengucapkan kata-kata positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Saya yakin jawaban Anda adalah teman yang pertama, karena pada dasarnya semua orang senang berhubungan dengan orang-orang positif yang kata-katanya membangun, menghibur, menguatkan.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita sering mengeluh? Jawabnya : Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan atau keinginan kita. Dan Anda perlu sadari bahwa hal ini akan terjadi hampir setiap hari dalam kehidupan yaitu kenyataan yang terjadi seringkali tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Seringkali  kita merasa  tidak mampu untuk melakukan suatu hal yang kita impikan. Seringkali pula kita merasa diri kita ini adalah makhluk yang lemah, yang tidak bisa merubah keadaan yang sedang terjadi dalam kehidupan kita.

Mengeluh juga terjadi saat kita merasa tidak  mampu meraih suatu hal, mendapatkan apa yang kita butuhkan, serta merasa bahwa perjuangan yang telah kita lakukan untuk mendapatkan impian menjadi sia-sia karena kegagalan yang kita alami terus-menerus.

Mengapa kita sering mengalami hal tersebut? Kegagalan dan kesulitan yang terus menerus…

Jawabannya mudah, yaitu bahwasannya seringkali kita merasa tidak yakin akan suatu hal. Tidak yakin terhadap  kemampuan diri sendiri, serta menganggap remeh diri sendiri. Dan apabila hal tersebut benar terjadi… maka yang ada selanjutnya hanyalah kegagalan demi kegagalan, kesulitan dan kesulitan, serta reaksi orang yang tidak sesuai dengan harapan kita.

Seperti di kemukakan  Bp. Umar Priyono  pada  seminar  yang di laksanakan pada beberapa waktu  yang lalu di Gedung PKK Kota Yogyakarta  dalam rangka  pertemuan  Forum Kajian dan Silaturahmi pengurus TP PKK Kota Yogyakarta, bahwasanya:

  • Semua perbuatan Anda, perasaan Anda, perilaku Anda, bahkan kemampuan Anda  selalu konsisten dengan citra diri Anda,
  • Anda bersikap seperti yang anda bayangkan tentang diri sendiri
  • Dan, Citra Diri mengendalikan : Apa yang bisa/ tidak bisa Anda capai, Apa yang sulit atau mudah bagi Anda, bahkan bagaimana orang lain bereaksi terhadap anda
  • Apa yang anda yakini benar, akan sungguh-sungguh menjadi kenyataan.”

Waaah… masak sih? Kok bisa ya…? berikut simak liputan selengkapnya…

Kekuatan Keyakinan

Keyakinan dapat membuat orang melakukan hal yang luar biasa, Namun apabila  berpegang pada keyakinan yang menghambat, maka  orang yang sangat berbakat pun dapat gagal. Keyakinan adalah sesuatu yang memberdayakan orang yang biasa-biasa saja  agar mampu melakukan dan memperoleh sesuatu yang luar biasa. Karena  keyakinan pada dasarnya  mempunyai kekuatan untuk mendorong seseorang untuk berbuat seperti benar, apa yang di yakini benar, membuka sumber daya dan energi yang dimilki  meskipun hal tersebut sangat sulit.

Sebaliknya, bila  kita mempunyai keyakinan bahwa sesuatu itu di luar jangkauan kita, berarti kita telah menutup kemungkinan untuk tercapainya hal tersebut. Ini sama halnya dengan kita telah menghilangkan dan menutup energi, kreatifitas, serta sumber daya yang kita miliki.

Adapun sumber-sumber keyakinan antara lain : Lingkungan, Kejadian, Pengetahuan, Masa lalu.

Hal tersebut selalu terkait satu sama lain, untuk membentuk suatu keyakinan dalam diri kita. Kita tidak  perlu memikirkan apakah keyakinan itu benar atau salah, akan tetapi seberapa besar keyakinan itu dapat memperkuat atau membatasi langkah gerak kita… Selama kita bersungguh-sungguh.. tidak pernah ada yang namanya kegagalan, yang ada hanyalah hasil yang belum sesuai dengan keinginan. Dan perlu diingat.. tidak ada keberhasilan tanpa kesungguhan.

Tidak ada kata terlambat untuk menjadi SUKSES

Bahwasannya  kesuksesan  yang kita raih adalah hasil pikiran kita yang meyakini bahwa kita akan benar-benar sukses, Kita  harus benar-benar meyakini dan menggunakan kekuatan Sugesti Diri tentang kemampuan untuk menjadi sukses. Karena keterbatasan terbesar adalah keterbatasan yang kita ciptakan dalam benak kita sendiri. Untuk merubah kepercayaan dan perilaku  yang telah tertanam dalam diri kita, maka mulai saat ini gunakanlah pikiran  yang rasional  dan disertai dengan persasaan dan keinginan yang mendalam, untuk dapat benar-benar menjadi sukses.

Ada banyak hal yang kita miliki  yang bisa  mengantarkan kita pada kesuksesan, antara lain :

  1. Waktu
  2. Badan
  3. Otak

Ketiga  sumber daya  yang kita miliki  tersebut sebenarnya sangat berharga  sekali. Namun kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa ketiga hal tersebut benar-benar berharga  dan dapat mengantarkan kita kepada kesuksesan yang tidak terduga. Serta tanpa pemberdayaan  yang baik, maka ketiga hal tersebut tidak berarti apa-apa, bahkan dapat menjadi penghambat diri sendiri.

Kunci Perubahan

” Bila anda ingin mengubah suatu perilaku, Anda harus merubah cara berpikir. ” Mengapa?  karena :

optimisHal  tersebut  berarti  bahwasannya  masa depan  Anda  tergantung dari cara berpikir Anda saat ini. Jika Anda percaya bahwa anda bisa menjadi sukses, maka Anda benar-benar akan menjadi orang yang sukses. jika Anda percaya  bahwa akan menjadi orang yang gagal, maka anda benar-benar akan menjadi gagal. Contoh konkritnya, bila  hari ini kita di beri tugas yang sangat banyak sekali oleh atasan/ bos kita, janganlah kita berpikir bahwa semua tugas itu tidak akan terselesaikan, karena  keterbatasan waktu, dll. Berpikirlah positif, hari ini semua tugas itu akan dapat kita selesaikan dengan mudah. Kita harus yakin dengan hal tersebut. Maka keyakinan kita akan memberi kekuatan dalam diri kita untuk bekerja dan menyelesaikan tugas dengan mudah dan efektif.

Langkah – langkah mudah menuju kesuksesan

1. Perencanaan jangka panjang.

Mengapa  kebanyakan dari kita  tidak merancang hidup kita untuk masa depan? ada beberapa  faktor yang menjadi alasan, antara lain:  Tidak Yakin, Tidak tahu apa yang diinginkan, Takut gagal, Ketergantungan pada kemudahan hidup, serta pernah mengalami kegagalan. Dalam hidup, kita hendaknya mempunyai tujuan. Buatlah tujuan hidup kita menarik, menggembirakan, terukur, serta bermanfaat tentunya.

2. Susunlah Strategi dan cara pencapaian tujuan tersebut.

Buatlah strategi/ cara  yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan  lingkungan sekitar kita. Hal ini sama halnya  dengan memanfaatkan peluang yang ada.

3. Bertindaklah kearah tujuan tersebut.

Pilih tindakan yang sesuai dengan strategi yang telah di tentukan untuk mencapai tujuan. Dan segera LAKUKAN….!

4. Evaluasi tindakan.

Evaluasi sebagai penilaian dari hasil tindakan yang telah kita lakukan. Apakah tindakan itu telah membuat kita semakin dekat dengan tujuan, atau malah semakin jauh.

5.Flexibel  dalam bertindak.

Jangan pernah menyerah untuk selalu mencoba strategi dan tindakan yang di tentukan untuk mencapai tujuan. Evaluasi lah hasil yang di capai… apabila masih kurang dari yang kita harapkan, maka gunakan strategi dan tindakan yang lainnya. Sampai tujuan yang kita inginkan benar-benar tercapai.

6 Tanggung jawab.

Yes I Can EngHal ini merupakan bagian penting dalam hidup. Karena dengan bertanggung jawab atas apa yang terjadi dalam hidup kita masing-masing, maka kita telah berjalan menuju masa depan dan kesuksesan dengan kendali kita masing-masing.

Nah…  Bagaimana pembaca?

Masihkah kita merasa kalau kita ini di ciptakan sebagai makhluk  yang tidak beruntung? Saya rasa  Anda  sudah bisa menyimpulkan… Bahwasanya kita tidak akan berubah, selama kita tidak merubah diri kita sendiri. Mulailah merubah cara berpikir Anda. Jangan pernah merasa anda gagal  sebelum anda mengusahakannya. Jika Anda yakin bahwa anda bisa…, Maka Anda memang bisa…. Semoga berhasil!


Responses

  1. halo, senang bertemu Anda melalui blog ini saya Agus Suhanto, posting yang bagus🙂 … salam kenal yee

    • Terimakasih mas Agus.. Salam kenal juga dari kami. Sukses selalu untuk anda..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: