Oleh: pkkjogja | 5 Agustus 2009

Pengurangan Penggunaan Bahan tidak Ramah Lingkungan

Kantong Plastik

Kantong  plastik, atau  yang akrab di sapa dengan tas kresek….. adalah  benda  yang sangat  dekat dengan keseharian kita.  Kegunaanya pun sangat banyak sekali, antara lain mulai  dari   membawa barang belanjaan saat di pasar tradisional  maupun di supermarket,  untuk membungkus makanan, pakaian, buku, sayur,  bahkan  untuk membungkus sampah  yang akan kita  buang di Tempat pembuangan akhir. Semua  sudah sangat terbiasa menggunakan  kantong plastik  untuk membungkus  dan mempermudah kita dalam membawa  suatu barang. Tidak dapat dipungkiri, kantong plastik atau tas kresek, begitu  berjasa dalam kehidupan  kita sehari-hari…

Tas kresekEiiiitt…. tapi tunggu dulu,, pernahkah kita  memikirkan, apakah bahan  yang digunakan  untuk membuat tas kresek itu aman untuk kita pakai sehari-hari? Jawabannya : TIDAK !

Mengapa?

Penggunaan bahan plastik pada kantong plastik atau tas kresek (terutama yang berwarna hitam) ternyata mempunyai dampak buruk terhadap kesehatan apabila kita tidak hati-hati menggunakannya. Berikut  kutipan pernyataan yang di keluarkan Badan POM RI :

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
REPUBLIK INDONESIA

PERINGATAN PUBLIK / PUBLIC WARNING
TENTANG
KANTONG PLASTIK “KRESEK”

Nomor: KH.00.02.1.55.2890
Tanggal : 14 Juli 2009

Menindaklanjuti hasil pengawasan terhadap kantong plastik kresek, Badan POM RI perlu mengeluarkan peringatan kepada publik sebagai berikut:

  1. Kantong plastik kresek berwarna terutama hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang yang sering digunakan untuk mewadahi makanan.
  2. Dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat, dll. Dalam proses tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahayanya bagi kesehatan.
  3. Jangan menggunakan kantong plastik kresek daur ulang tersebut untuk mewadahi langsung makanan siap santap.
  4. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM RI dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau e-mail ulpk@pom.go.id dan ulpkbadanpom@yahoo.com atau melihat di website Badan POM, http://www.pom.go.id
  5. Demikian peringatan ini disampaikan untuk disebarluaskan.

Sumber:www.bpom.go.id

Selain itu, kita  sudah mengetahui bahwasannya plastik  adalah  sampah  non organik yang hanya bisa di daur ulang dan tidak dapat di uraikan oleh tanah, kecuali dengan pembakaran ( walaupun masih ada sisa ) yang   juga akan mencemari udara  pada  saat melakukan pembakaran tersebut. Bahkan, satu buah kantong plastik butuh waktu kurang lebih  sampai dengan 100 tahun untuk dapat diuraikan oleh tanah. Wah…., sungguh mngerikan ya? bisakah kita membayangkan  apabila  bumi kita ini di penuhi oleh plastik yang tidak dapat di uraikan lagi????

Nah looo…. baru percaya kan? kalau ternyata  Badan Pengawas Obat dan Makanan saja sudah memberikan peringatan keras (warning) terhadap kita para ‘pecandu’ tas kresek  yang sepertinya  tidak bisa  meninggalkan tas kresek  dalam kehidupan sehari-hari.

Penyuluhan  pengurangan pemakaian bahan tidak ramah lingkungan.

Untuk mensukseskan gerakan pengurangan pengunaan  kantong plastik/ kresek dalam kehidupan sehari-hari, Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta  bekerjasama  dengan  Pokja III TP PKK Kota  pada tanggal 21 Juli 2009  mengadakan  Penyuluhan Pengurangan Bahan Tidak  Ramah Lingkungan.

CIMG3603 copyPenyuluhan tersebut  di laksanakan di gedung TP PKK Kota Yogyakarta, di mulai  pada  pukul 09.00 WIB  dengan peserta adalah  Ibu-ibu Ketua TP PKK  Kecamatan dan  beberapa  peserta umum. Dalam  acara  tersebut, disampaikan  himbauan  untuk  mengurangi, bahkan kalau bisa  untuk  menghindari menggunakan kantong plastik/ tas kresek  dalam  mengemas  makanan  maupun barang-barang yang  kita  konsumsi dalam kehidupan sehari-hari, dengan menggunakan  bahan lain yang lebih ramah lingkungan. Contohnya, untuk mengemas snack  yang biasa kita  konsumsi   sehari bisa  di bungkus  dengan menggunakan kertas, dan untuk  membungkus  lauk pauk ( kering ) bisa  kita gunakan  daun pisang sebagai pengganti plastik, apabila  akan segera di konsumsi.

Pada kesempatan itu, BLH Kota juga membagi-bagikan  tas  serbaguna  yang bisa  digunakan berkali-kali ( sampai rusak ) untuk  mengemas  barang-barang  bawaan, agar kita dapat mengurangi penggunaan kantong  plastik  saat berbelanja  maupun mengemas barang-barang lainnya. Hal tersebut  dalah langkah efektif dalam mensosialisasikan pengurangan penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Nah… kalau sudah tahu  bahaya kantong plastik  untuk kesehatan kita dan lingkungan,  kenapa kita tidak mulai  mengurangi, bahkan menghentikan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari  dan menggantinya  dengan bahan yang lebih ramah terhadap lingkungan…. Kalau bukan kita  sendiri  yang menjaga kesehatan dan  kelestarian lingkungan, siapa lagi…..  Mari…kita  mulai kurangi penggunaan plastik secara berlebihan, agar  kelestarian bumi ini terjaga…


Responses

  1. Bener banget tuuuhh…. tiap hari kita udah merusak bumi dengan menggunakan plastik sebagai barang yang selalu kita andalkan… turut prihatin yaa….

    • Wan bener sekali mas riyan… kita sudah seharusnya mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: