Oleh: pkkjogja | 3 Agustus 2009

Monitoring Posyandu

Posyandu. Pasti kata yang tidak asing bagi kita, karena di setiap wilayah posyandu selalu di adakan 1 bulan sekali. Terutama bagi balita, ibu hamil dan setelah melahirkan maupun ibu yang masih mempunyai anak balita…. pasti akan sering berkunjung ke Posyandu.

Apa sebenarnya Posyandu itu?

Posyandu atau kepanjangan dari Pos Pelayanan Terpadu, adalah salah satu bentuk upaya pelayanan kesehatan yang di laksanakan oleh, dari, dan bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masayarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi Ibu dan anak balita.Posyandu juga sebagai indikator dasar untuk mengukur derajat kesehatan masyarakat.

Adapun kegiatan pelayanan yang terdapat di Posyandu, antara lain :

1. Kegiatan Utama, atau biasa disebut kegiatan 5 meja yakni :

  • Pendaftaran
  • Penimbangan balita
  • Pencatatan
  • Penyuluhan
  • Pelayanan Petugas

Dengan jenis pelayanan mencakup 5 program yaitu :

  • Kesehatan Ibu dan Anak
  • Keluarga Berencana
  • Imunisasi
  • Gizi
  • Pencegah/ penanggulangan diare dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

2. Kegiatan Pengembangan/ Pilihan, dapat menambah kegiatan baru disamping lima kegiatan utama yang telah di terapkan dan dilaksanakan dengan Baik. Kegiatan baru tersebut antara lain:

  • Bina Keluarga Balita (BKB)
  • penemuan Dini dan Pengamatan Penyakit Potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) msalnya : Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Demam Berdarah, Gizi Buruk, Polio, Campak dan Tetanus Neonatarum.
  • Program Diversifikasi Pertanian Tanaman pangan dan Pemanfaatan Pekaranagan melalui Tanaman Obat Keluarga.
  • kegiatan Ekonomi Produktif seperti Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga, Usaha Simpan Pinjam
  • berbagai Program Pengembangan Masyarakat Desa lainnya

Tahun 2010 nanti, PKK Kota Yogyakarta bersama dengan instansi terkait sedang menggalakkan Program Posyandu Terintegrasi dengan PAUD dan BKB sebagai program prioritas PKK tahun 2010 dalam bidang kesehatan.

Siapa Sasaran Posyandu?

Semua Anggota masayarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dasar yang ada di Posyandu terutama :

  • Bayi dan Anak Balita
  • Ibu hamil, Ibu nifas dan Ibu menyususi
  • Pasangan usia subur
  • Pengasuh anak

Siapa saja Pelaksana kegiatan Posyandu?

Posyandu di laksanakan oleh kader kesehatan yang berasal dari masayarakat setempat dengan bimbingan lintas sektor tekait seperti TP PKK, Dinas Kesehatan dan Puskesmas, Kantor KB.

Apa manfaat posyandu bagi masyarakat ?

  • Memperoleh kemudahan untuk mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan bagi anak balita dan ibu
  • Pertumbuhan anak balita terpantau sehingga tidak menderita Gizi Kurang atau Gizi buruk
  • bayi dan anak balita mendapatkan Kapsul Vitamin A
  • Bayi memperoleh Imunisasi lengkap
  • Ibu Hamil juga akan terpantau berat badannya dan memperoleh tablet tambah darah serta imunisasi Tetanus Toxoid (TT)
  • Ibu nifas memperoleh kapsul vitamin A dan tablet tambah darah
  • Memperoleh penyuluhan kesehatan yang berkaitan tentang kesehatan ibu dan anak
  • Apabila terdapat kelainan pada anak balita, ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui dapat segera di ketahui dan di rujuk ke Puskesmas
  • dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang kesehatan ibu dan anak balita.

Langkah-langkah kegiatan 5 Meja di Posyandu

Pengertian 5 meja adalah kegiatan pelayanan yang di laksanakan pada hari buka posyandu. Meja 1 sampai 4 di laksanakan oleh para kader, sedangkan meja 5 di laksanakan oleh petugas lintas sektor, yaitu petugas kesehatan, PLKB, atau yang lainnya.

Langkah-langkah melaksanakan kegiatan 5 meja:

  • Meja I : Pendaftaran oleh kader posyandu
  • Meja II : Penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang oleh kader posyandu
  • Meja III: Pengisian KMS atau buku KIA oleh kader
  • Meja IV : Penyuluhan KIA termasuk tumbuh kembang menggu7nakan buku KIA, Penyluhan gizi termasuk pemberian kapsul vitamin A, tablet tambah darah dan PMT (Pemberian Makanan Tambahan ), Merujuk balita ke meja V
  • Meja V : Pelayanan dan konseling kesehatan dan gizi oleh petugas kesehatan, Imunisasi, KIA-KB termasuk stimulasi, deteksi dini tumbuh kembang balita, gizi termasuk penanggulangan gizi keurang dan buruk serta penyakit pada balita.

Monitoring dan Pembinaan Posyandu oleh TP PKK Kota Yogyakarta

Yi

Monitoring posyandu adalah kegiatan pemantauan kegiatan posyandu secara sistematis dan kontinyu sehingga dapat dilakukan tindak lanjut dan koreksi untuk penyempurnaan program kegiatan posyandu selanjutnya.

Monitoring posyandu adalah kegiatan rutin Pokja IV TP PKK dalam penigkatan kesehatan Ibu dan anak, yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Adapun sasaran dari kegiatan monitoring posyandu pada tahun 2009 ini adalah sebanyak 630 pos pelayanan di 14 Kecamatan di Kota Yogyakarta. Dengan perincian sebagai berikut :

  • Jumlah Balita di Kota Yogyakarta : 24.591 anak
  • Jumlah Ibu Hamil di Kota Yogyakarta : 5.473 jiwa
  • Jumlah Lansia di Kota Yogyakarta : 88.753 jiwa
  • Jumlah PUS/ WUS di Kota Yogyakarta : 55.906 jiwa
  • Jumlah sasaran total : 174.724 jiwa

( Sumber : Data Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 2008 )

Dalam monitoring tersebut, terdapat tim pemantau yang terdiri dari 4 personil yang berasal dari TP PKK , Dinas Kesehatan, 18 Puskesmas yang di Kota Yogyakarta, dan dari KPMP (Kantor Pemberdayan Masyarakat dan Perempuan) Kota Yogyakarta.

yanduAdapun tugas dari tim pemantau/ pembina pada kegiatan monitoring posyandu tersebut adalah memantau tertib administrasi posyandu dan juga kegiatan posyandu yang terdiri dari 5 meja.

Saat ini, sebagian besar posyandu di Kota Yogyakarta ini sudah berjalan sesuai dengan sistem administrasi pada buku pintar posyandu dan memenuhi langkah-langkah kegiatan 5 meja. Namun, masih ada beberapa posyandu yang masih belum sesuai dengan buku pintar posyandu. Hal ini di karenakan keterbatasan jumlah dan kemampuan para kader posyandu. Pembinaan tertib administrasi posyandu telah dilaksanakan selama 3 tahun ini, sejak disusunnya Buku Pintar Posyandu. Dari tahun ke tahun, telah ada beberapa kemajuan dalam tertib administrasi posyandu. Pembinaan secara langsung dan kontinyu telah memberikan motivasi para kader untuk terus berbenah diri dalam melaksanakan Posyandu di masing-masing wilayah.

Selain itu, kegiatan monitoring juga bertujuan untuk memantau kesehatan balita, agar apabila di temui balita dengan gizi kurang/ gizi buruk dapat segera di rujuk dan mendapatkan penanganan khusus, seperti ke Puskesmas dan Rumah Sakit anak.

Nah….satu tugas lagi untuk para kader dan PKK di Kota Yogyakarta, yakni menyempurnakan kegiatan Posyandu dalam rangka peningkatkan kesehatan ibu dan anak khususnya di Kota Yogyakarta ini. Semoga kader-kader posyandu yang lain di wilayah juga melakukan hal yang sama yaa….Tetap bersemangat !!! Untuk wujudkan generasi bangsa yang berkualitas…….


Responses

  1. Baik sekali kegiatannya.

    • Terimakasih… kami selalu berusaha memberikan yang terbaik.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: