Oleh: pkkjogja | 11 September 2008

Kos Crisis Center….

Hallo sobat…

Langsung ke cerita saja ya….Ini cerita tentang terbentuknya sebuah embrio KCC yang merupakan salah satu program unggulan Pokja I PKK Kota Yogyakarta. Tahukan sobat….Kota Yogyakarta yang identik dengan Kota Gudeg, punya berbagai sebutan lain mulai dari Kota Budaya, Kota Pariwisata sampai Kota Pelajar/Kota Pendidikan. Hal ini tentu saja membanggakan bagi kami warga Jogja, tapi juga sekaligus merupakan tantangan dan tanggung jawab untuk menjaga image yang sudah terbentuk oleh masyarakat.

Terkait dengan sebutan Kota Pendidikan, wajar jika banyak pendatang khususnya pelajar & mahasiswa yang masuk ke Kota Yogyakarta untuk menempuh berbagai pendidikan di Kota ini. Dari tahun ke tahun jumlah pendatang ini semakin banyak saja, dengan tuntutan kebutuhan yang bermacam-macam pula….mulai dari kebutuhan tempat tinggal dan berbagai usaha informal lainnya. Keberadaan anak kos ini memang secara ekonomis membawa dampak positif bagi masyarakat Kota Yogyakarta sebagai sumber pemasukan baru. Kontribusi pelajar/mahasiswa bagi masyarakat Kota Yogyakarta tidak bisa dipungkiri memang sangat besar. Namun jika tidak dikelola dengan baik bisa menjadi “bumerang” ….lihat bagaimana moral pelajar/mahasiswanya. Terlebih setelah hasil penelitian dari seorang Iip Wijayanto yang bikin heboh di publikasikan. Tentunya ada dong yang pernah baca beritanya. Disebutkan di hasil penelitiannya itu….bahwa > dari 90% mahasiswi yang kos di Jogja tidak virgin sebagai akibat pergaulan bebas. Gubrak….. Hati siapa yang tidak miris mendengarnya. Terlebih kami ibu-ibu ini…Hu..hu..hu…:(

Berangkat dari perasaan seorang ibu yang prihatin dengan kondisi tersebut….memunculkan ide untuk membuat…ehm…katakanlah sebuah gerakan yang kami sebut “Gerakan Sayang Pada Anak Kos” atau lebih dikenal “Gerakan Sapa Anak Kos”. Dimotori oleh Pokja I PKK Kota Yogyakarta, kami membentuk tim dan mulai melakukan kunjungan ke Rumah Pondokan, Asrama Daerah dan Kos-kosan. Dari hasil kunjungan ini diperoleh gambaran jelas akan kondisi mereka yang sesungguhnya. Kami baru sadar setelah melihat realitas yang ada, bahwa mereka sebenarnya butuh “di karuhke” (bahasa jawa, artinya : disapa). Gerakan ini kami rintis mulai tahun 2002….

Lebih jauh lagi…kami mengusulkan ke Pemerintah Kota Yogyakarta supaya dibentuk sebuah Perda yang mengatur tentang keberadaan Rumah Pondokan di Kota Yogyakarta. Alhamdulillah…usul kami di terima dan ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Perda Pondokan. Dan untuk selanjutnya, kami tidak lagi sendirian… Dengan dukungan Pemerintah (Dinas BKKBC & DInas Ketertiban), setiap tahun diadakan penertiban melalui Sidak Pondokan.

Setelah apa yang kami kerjakan mendapatkan apresiasi yang positif dari berbagai pihak, tentunya membuat kami senang. Tapi kami tidak ingin berhenti disini saja. Hal tersebut semakin memantapkan langkah kami untuk melembagakan “gerakan” ini menjadi sebuah organisasi tersendiri (namun tetap dibawah naungan PKK Kota Yogyakarta).  Lalu setelah melalui proses diskusi pengurus PKK, terbentuklah “wadah” bagi anak kos yang kita beri nama Kos Crisis Center (disingkat KCC) yang di deklarasikan pada tahun 2005 dengan sasaran utama kegiatan adalah anak muda yang ada di Jogja.Dengan terbentuknya sebuah wadah yang bernama KCC dengan kepengurusan yang terdiri dari mahasiswa di beberapa daerah yang belajar di Kota Yogyakarta diharapkan jalinan silaturahmi dapat terjalin secara intensif dan bisa dijadikan ajang bagi anak muda jogja untuk melakukan berbagai kegiatan yang positif.


Responses

  1. he..he…yang mejeng…di kepengurusan KCC…banyak yang sudah pada lulus…lulus kuliah, lulus jadi pegawai…atau berkarya lain…dan juga lulus akad nikah…dan jadi Ibu atau bapak..
    Selamat….semoga senantiasa lebih baik…Ibu ikut bangga,,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: