Ketua Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Yogyakarta, Ibu Hj. Dyah Suminar, SE melantik 5 Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan. Pelantikan ini dilakukan di Gedung PKK, Jl. Kenari 56 Yogyakarta pada Selasa (15/9). Adapun Ketua TP PKK yang di lantik pada kesempatan tersebut adalah sebagai berikut :
- Kec TEGALREJO : Ibu Sri Handayani Ari S dari kec Gondokusuman
- Kec MANTRIJERON : Ibu Rumiyati Andi S dari kec Kraton
- Kec NGAMPILAN : Ibu Widiastuti Darajat ( Baru)
- Kec GONDOKUSUMAN : Ibu Syam Arjanti dari Kec Ngampilan
- Kec KRATON : Ibu Hesti Yuniarno dari Kec Tegalrejo
Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan ini dilaksanakan sehubungan dengan perubahan dalam suatu jabatan, serta perpindahan ke instansi/ wilayah lain pada Camat di Kota Yogyakarta. Hal merupakan sesuatu yang wajar dalam sebuah instansi. Pergeseran pejabat ke instansi/ wilayah baru ini tentunya juga disertai dengan pendamping atau istri yang nantinya akan menjadi ketua TP PKK di wilayah yang baru. Pada kesempatan tersebut juga di berikan penghargaan setinggi-tingginya serta pelepasan jabatan kepada Ibu Yusrini Dirsyam, karena sudah habis masa jabatannya sebagai Ketua TP PKK Kec Mantrijeron.
Tugas para pengurus yang dilantik ini, bersama pengurus lain nantinya akan merencanakan, melaksanakan, membina program-program kerja PKK sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat. Menghimpun, menggerakkan dan membina potensi masyarakat khususnya keluarga agar terlaksananya program-program PKK. Mengadaakan supervisi, evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan Program PKK sesuai dengan ketentuan dan rambu-rambu dan ketentuan lain yang berlaku.
Karena PKK sebagai mitra pemerintah, dengan adanya kader di masyarakat sampai saat ini kegiatan PKK masih berjalan dengan baik. Kemitraan TP PKK Kota Yogyakarta dengan Pemerintah Kota Yogyakarta melalui instansi terkait sudah sangat baik. Beberapa keberhasilan yang telah dicapai oleh TP. PKK Kota Yogyakarta diantaranya telah terbentuknya Kost Crisis Center dengan program utama Sapa Anak Kos termasuk penanganan penanggulangan narkoba dan seks bebas.
Selain itu pembentukan Mitra Keluarga, yang pada tahun 2009 ini di targetkan dapat di bentuk di 14 Kecamatan di Kota Yogyakarta, dirasakan sangat bermanfaat dalam membantu warga masyarakat terutama kaum perempuan dan anak-anak yang memiliki permasalahan keluarga, seperti perlakukan tindak kekerasan dan lain-lain.
Prestasi lain yang yang juga menjadi kebaggaan adalah program PAUD dengan Tempat Penitipan Anak, Kelompok bermain dengan Satuan Paud Sejenis (SPS) yang terintegrasi dengan Posyandu dan telah tersebar ke seluruh kelurahan yang ada di kota Yogyakarta. Tempat Penitipan Anak yang sudah berjalan baik saat ini adalah TPA Beringharjo (selengkapnya, baca tulisan edisi 19 Januari 2009 )
Bahkan pada akhir tahun 2009 ini, direncanakan akan di launching Tempat Penitipan Anak Balaikota (TPA Balaikota) yang merupakan ide/gagasan dari Ibu Hj.Dyah Suminar selaku Ketua TP PKK Kota Yogyakarta. TPA Balikota khusus di sediakan untuk kalangan pegawai pemkot yang ingin menitipkan putra-putrinya di TPA, dengan tujuan agar dapat menjalankan tugas dan bekerja dengan tenang, dan anak tetap aman dan nyaman.
Prestasi lain yang membanggakan adalah pada saat Kota Yogyakarta menerima penghargaan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia, pengharagaan ini berupa penghargaan Kabupaten/ Kota Layak Anak. Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan RI Prof Dr Meutia Hatta Swasono, diterima oleh Walikota Yogyakarta, H Herry Zudianto pada Peringatan Hari Anak Nasional 2009 di Hall Rama Shinta Dunia Fantasi Ancol Jakarta, Kamis (23/7).
Hal itu merupakan wujud nyata dari upaya dan kerjasama antara PKK Kota Yogyakarta dengan Pemerintah Kota dalam mewujudkan Kota Yogyakarta yang memberikan lingkungan serta fasilitas yang layak bagi anak untuk berkembang pada masa yang akan datang. Dengan demikian, peran serta Pengurus TP PKK di wilayah sangat penting sekali, dalam mewujudkan Kota Pendidikan yang berkualitas, lingkungan yang berbudaya, serta masyarakat yang sehat dan sejahtera.
(Nurul)