Kantong Plastik
Kantong plastik, atau yang akrab di sapa dengan tas kresek….. adalah benda yang sangat dekat dengan keseharian kita. Kegunaanya pun sangat banyak sekali, antara lain mulai dari membawa barang belanjaan saat di pasar tradisional maupun di supermarket, untuk membungkus makanan, pakaian, buku, sayur, bahkan untuk membungkus sampah yang akan kita buang di Tempat pembuangan akhir. Semua sudah sangat terbiasa menggunakan kantong plastik untuk membungkus dan mempermudah kita dalam membawa suatu barang. Tidak dapat dipungkiri, kantong plastik atau tas kresek, begitu berjasa dalam kehidupan kita sehari-hari…
Eiiiitt…. tapi tunggu dulu,, pernahkah kita memikirkan, apakah bahan yang digunakan untuk membuat tas kresek itu aman untuk kita pakai sehari-hari? Jawabannya : TIDAK !
Mengapa?
Penggunaan bahan plastik pada kantong plastik atau tas kresek (terutama yang berwarna hitam) ternyata mempunyai dampak buruk terhadap kesehatan apabila kita tidak hati-hati menggunakannya. Berikut kutipan pernyataan yang di keluarkan Badan POM RI :
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN
REPUBLIK INDONESIA
PERINGATAN PUBLIK / PUBLIC WARNING
TENTANG
KANTONG PLASTIK “KRESEK”
Nomor: KH.00.02.1.55.2890
Tanggal : 14 Juli 2009
Menindaklanjuti hasil pengawasan terhadap kantong plastik kresek, Badan POM RI perlu mengeluarkan peringatan kepada publik sebagai berikut:
- Kantong plastik kresek berwarna terutama hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang yang sering digunakan untuk mewadahi makanan.
- Dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat, dll. Dalam proses tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahayanya bagi kesehatan.
- Jangan menggunakan kantong plastik kresek daur ulang tersebut untuk mewadahi langsung makanan siap santap.
- Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM RI dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau e-mail ulpk@pom.go.id dan ulpkbadanpom@yahoo.com atau melihat di website Badan POM, www.pom.go.id
- Demikian peringatan ini disampaikan untuk disebarluaskan.
Sumber:www.bpom.go.id
Selain itu, kita sudah mengetahui bahwasannya plastik adalah sampah non organik yang hanya bisa di daur ulang dan tidak dapat di uraikan oleh tanah, kecuali dengan pembakaran ( walaupun masih ada sisa ) yang juga akan mencemari udara pada saat melakukan pembakaran tersebut. Bahkan, satu buah kantong plastik butuh waktu kurang lebih sampai dengan 100 tahun untuk dapat diuraikan oleh tanah. Wah…., sungguh mngerikan ya? bisakah kita membayangkan apabila bumi kita ini di penuhi oleh plastik yang tidak dapat di uraikan lagi????
Nah looo…. baru percaya kan? kalau ternyata Badan Pengawas Obat dan Makanan saja sudah memberikan peringatan keras (warning) terhadap kita para ‘pecandu’ tas kresek yang sepertinya tidak bisa meninggalkan tas kresek dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluhan pengurangan pemakaian bahan tidak ramah lingkungan.
Untuk mensukseskan gerakan pengurangan pengunaan kantong plastik/ kresek dalam kehidupan sehari-hari, Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Pokja III TP PKK Kota pada tanggal 21 Juli 2009 mengadakan Penyuluhan Pengurangan Bahan Tidak Ramah Lingkungan.
Penyuluhan tersebut di laksanakan di gedung TP PKK Kota Yogyakarta, di mulai pada pukul 09.00 WIB dengan peserta adalah Ibu-ibu Ketua TP PKK Kecamatan dan beberapa peserta umum. Dalam acara tersebut, disampaikan himbauan untuk mengurangi, bahkan kalau bisa untuk menghindari menggunakan kantong plastik/ tas kresek dalam mengemas makanan maupun barang-barang yang kita konsumsi dalam kehidupan sehari-hari, dengan menggunakan bahan lain yang lebih ramah lingkungan. Contohnya, untuk mengemas snack yang biasa kita konsumsi sehari bisa di bungkus dengan menggunakan kertas, dan untuk membungkus lauk pauk ( kering ) bisa kita gunakan daun pisang sebagai pengganti plastik, apabila akan segera di konsumsi.
Pada kesempatan itu, BLH Kota juga membagi-bagikan tas serbaguna yang bisa digunakan berkali-kali ( sampai rusak ) untuk mengemas barang-barang bawaan, agar kita dapat mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja maupun mengemas barang-barang lainnya. Hal tersebut dalah langkah efektif dalam mensosialisasikan pengurangan penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari.
Nah… kalau sudah tahu bahaya kantong plastik untuk kesehatan kita dan lingkungan, kenapa kita tidak mulai mengurangi, bahkan menghentikan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari dan menggantinya dengan bahan yang lebih ramah terhadap lingkungan…. Kalau bukan kita sendiri yang menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan, siapa lagi….. Mari…kita mulai kurangi penggunaan plastik secara berlebihan, agar kelestarian bumi ini terjaga…
Bener banget tuuuhh…. tiap hari kita udah merusak bumi dengan menggunakan plastik sebagai barang yang selalu kita andalkan… turut prihatin yaa….
Oleh: Riy@n_21 on 31 Agustus 2009
at 3:49 am
Wan bener sekali mas riyan… kita sudah seharusnya mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari….
Oleh: pkkjogja on 31 Agustus 2009
at 3:52 am